Indragiri hilir, Lintasliputan. com- Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang melakukan penganiaya an terhadap anak dibawah umur diduga bebas dari jerat hukum.
Peristiwa kekerasan terhadap MYS (16) yang pelakunya merupakan merupakan seorang pegawai negeri di Kantor Camat Pelangiran itu terjadi pada Sabtu (25/2/2023) malam.
Meski sempat mendekam di tahanan polres Inhil dalam beberapa pekan, namun pada akhirnya pelaku kekerasan terhadap MYS yang merupakan tetangga pelaku ZI (43) di kabarkan bebas dari tahanan polres Inhil pada Senin (17/4/2023).
Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek Pelangiran IPTU Azwar Alwi yang menangani perkara tersebut saat di konfirmasi mengenai informasi bebasnya ZI pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur terkesan membantah akan informasi yang beredar tentang bebasnya oknum PNS tersebut.
"Bukan bebas ya, RJ (Restorative justice). Tetap proses hukum lanjut," ungkap Kapolsek Pelangiran, IPTU Azwar Alwi saat di hubungi awak media melalui seluler, Selasa (18/4/2023).
Dalam pemberitaan sebelumnya yang di muat media ini, akibat kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang ZI kepada korbannya, membuat MYS mengalami cidera pada bagian tulang rusuk, dan sempat di rujuk hingga mendapat perawatan intensif beberapa hari di rumah sakit 3M Plus Tembilahan.(Yeni)
Tag :
Indragiri hilir, Lintasliputan. com- Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang melakukan penganiaya an terhadap anak dibawah umur diduga bebas dari jerat hukum.
๐ ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ ๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ด๐ฟ๐ฎ๐บ ๐ฃ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด ๐ฃ๐ฎ๐ป๐ท๐ฎ๐ป๐ด ๐ฅ๐ฎ๐บ๐ฎ๐ต ๐๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป, ๐ก๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐ท๐ฎ๐ธ ๐ ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ Media Lintas Liputan.com - Padang Panjang/ Sumbar -;Selain sosialisasi yang dilakukan langsung oleh kandidat 02, Relawan Nagari juga turun bersosialisasi di RT mereka masing-masing. Disamping mensosialisasikan paslon Nagari, relawan juga menyerap aspirasi dari warga yang mereka jumpai. Salah seorang warga menyampaikan harapannya jika NAGARI terpilih, permasalah