MERANTI-suarariaupos,com - Kepulan asap dari gudang yang terbakar di sebelah kiri rumahnya, mengagetkan Supra Toni. Polisi berusia 38 tahun itu bergegas menuju asal api. Didapati lima anak sedang berteriak histeris.
Tak menunggu lama, warga Jalan Kondur RT 002 RW 001 Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti itu langsung menyelamatkan anak tetangganya tersebut yang terjebak di tengah kebakaran.
Tiga anak perempuan berada di depan pintu rumah. Dua lainnya di ruang tengah. Kelimanya dibawa ke tempat aman.
Kebakaran menimpa rumah toko semi permanen di Desa Bagan Melibur, Senin (24/4/2023) sekira pukul 15.00 WIB. Kerugian materi ditaksir ratusan juta rupiah.
Kapolsek Merbau AKP Aguslan SH melalui Kanit Reskrim Ipda Rasoki Simatupang SH membenarkan kejadian tersebut.
Berbondong-bondong masyarakat ke tempat kejadian perkara. Lantaran api begitu cepat membesar, ditambah minimnya peralatan, kebakaran sulit diredam.
Berselang beberapa menit kemudian, bantuan alat pemadam datang dari PT ITA. Bersama masyarakat, TNI dan Polri, api baru berhasil dipadamkan kurang lebih 1 jam kemudian.
Hanya sebagian kecil barang dagangan milik Ahmad Afandi Lubis yang berhasil diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Diduga api berasal dari gudang bagian kiri rumah korban, akibat adanya anak-anak sedang main masak-masak.
Awalnya, anak korban berinisial Dn (7) bersama temannya berinisial Mg (9) dan lainnya, minta izin untuk main masak-masak di samping gudang. Bekas memasak tersebut ditinggal pergi oleh anak-anak tersebut. Mereka berbelanja ke kedai.
Hasil olah TKP di samping gudang sebelah kiri rumah korban ditemukan barang bukti dua kaleng bekas susu, sendok goreng, kaleng bekas minuman dan piring.(Syaiful)
Tag :
MERANTI-suarariaupos,com - Kepulan asap dari gudang yang terbakar di sebelah kiri rumahnya, mengagetkan Supra Toni. Polisi berusia 38 tahun itu bergegas menuju asal api. Didapati lima anak sedang berteriak histeris.
Pipas Lapas IIB Komitmen Mendukung Gaya Hidup Sehat Dan Toga
Rokan Hulu—Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gaya hidup sehat dan gerakan pemanfaatan lahan. Pada kegiatan rutin yang digelar di lingkungan Lapas Pasir Pengaraian, PIPAS melaksanakan penanaman berbagai tanaman obat di Kebun Toga (Tanaman Obat Keluarga) pada Sabtu (18/10/2025).
K