LINTAS LIPUTAN
Jl.Nusantara 1 Gg.Sriwijaya RT.02 RW.06 ( Group Tambua Panglimo Campo). Kel.Babussalam Kec.Mandau Kab.Bengkalis - Indonesia N

Dilihat : 153 kali

Pasbar (Lintasliputan.com) - Guna menindaklanjuti hasil lokakarya pra rembuk stunting beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Tanoto Foundation menggelar lokakarya bersama perwakilan perusahaan untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasaman Barat, 

Wakil Bupati Risnawanto dengan resmi membuka acara ini pada Selasa (12/9) di Aula Bappelitbangda Pasbar.Lokakarya tersebut juga bertujuan untuk menyamakan peresepsi pihak terkait dengan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting, 

Mengidentifikasi program atau kegitan penurunan stunting yang dilakukan oleh Pemda Pasbar yang dapat diintegrasikan dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan serta menyikapi bentuk kerjasama antara perusahaan dengan Pemda Pasbar untuk percepatan penurunan angka stunting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Risnawanto menegaskan agar perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Pasbar diharapkan menjadi bapak asuh anak stunting di daerah yang menjadi fokus penanganan stunting di daerahnya masing-masing. 

“Di Kabupaten Pasaman Barat ini saja hampir setiap kecamatan itu ada anak dengan kondisi stunting dan lokus stunting juga dominan di daerah perusahaan-perusahaan. Untuk itu, diharapkan kepada semua perusahaan yang hadir ini agar mendata di daerahnya yang menjadi titik stunting untuk menjadi bapak asuh sehingga merasa bertanggung jawab menangani kasus stunting ini," himbaunya.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Pasaman Barat tidak hanya menjadi tugas dari pemerintah daerah saja, namun menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat termasuk pihak perusahaan.

“Karena menangani stunting yang tinggi di Kabupaten Pasaman Barat tidak hanya dari pemerintah daerah sendiri. Namun, menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat termasuk perusahaan. Angka stunting Kabupaten Pasaman Barat yang mencapai 35,5 persen ini bagaimana supaya bisa kita turunkan secara bersama-sama," harap Risnawanto.

Melalui lokakarya ini juga, Wabup Risnawanto menjelaskan bahwa perlu dilakukan intervensi melalui kebijakan. Sehingga apa yang menjadi target akan tercapai sesuai dengan waktu yang ditentukan.

"Penanganan stunting ini salah satu upaya kita melakukan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan lokakarya ini semoga dapat membuahkan hasil guna percepatan penurunan angka stunting yang berdasarkan hasil SSGI berada diangka 35,5 persen," katanya.

Pada pembukaan kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen kerjasama oleh Wabup Risnawanto, Kadis DPPKBP3A, Kadis Kesehatan, Kepala Bappelitbangda, dan Tanoto Foundation bersama perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Pasaman Barat untuk bekerjasama guna percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat.(Dedinofrizal)


Tag :

Pasbar (Lintasliputan.com) - Guna menindaklanjuti hasil lokakarya pra rembuk stunting beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Tanoto Foundation menggelar lokakarya bersama perwakilan perusahaan untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasaman Barat, 

 

 

PELAYANAN TERUS DI TINGKAT DEMI UNTUK PENDIDIKAN KABUPATEN BENGKALIS YANG LEBIH BAIK.

Posting by Admin

PELAYANAN TERUS DI TINGKAT DEMI UNTUK PENDIDIKAN KABUPATEN BENGKALIS YANG LEBIH BAIK.

Bengkalis,lintasliputan.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis akan terus berupaya dalam menyediakan informasi-informasi penting dalam perkembangan dinamika pendidikan khususnya di Negeri Junjungan. Selain itu, peningkatan mutu pelayanan pendidikan menjadi fokus utama demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera.  Dalam perjalanannya, tentu kekurangan selalu ada namun



224 Kali