Rokan Hulu – Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu melalui Sosialisasi Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel Sapadia. Acara ini dihadiri oleh 92 peserta dan dibuka oleh Bapak Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Rohul, April Liyadi SE M.Si.
Turut hadir dalam sosialisasi ini Kabid PPS, Puji Lestari SKM MKM yang sekaligus membaca laporan panitia.
Sosialisasi ini juga menghadirkan dua narasumber, yakni Antoni Subeno SH dari Dinas P3A Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, serta T. Febri Feryka, ST, Sekretaris Bappeda Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesetaraan gender dalam setiap sektor pembangunan, sejalan dengan upaya mengatasi masalah ketidakadilan gender yang masih terjadi di masyarakat.
Dalam sambutannya, April Liyadi selaku Plt Kadissos P3A menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam meningkatkan keadilan dan kesetaraan gender.
Ia mengungkapkan bahwa ketidakadilan gender, yang tercermin melalui rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan serta tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, harus segera ditangani.
Kemudian Narasumber Antoni Subeno menambahkan bahwa upaya ini perlu didukung oleh perencanaan dan penganggaran yang responsif gender agar program-program pembangunan dapat lebih tepat sasaran. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Gender (GDI) dan Indeks Pemberdayaan Gender (GEM) di Rokan Hulu.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan sinergi yang lebih baik dalam pemberdayaan perempuan dan pengentasan kemiskinan, serta penanganan permasalahan stunting di daerah tersebut," tutup Subeno.
Tag :
Rokan Hulu – Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu melalui Sosialisasi Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel Sapadia. Acara ini dihadiri oleh 92 peserta dan dibuka oleh Bapak Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Rohul, April Liyadi SE M.Si.
Turut hadir dalam sosialisasi ini Kabid PPS, Puji Lestari SKM MKM yang sekaligus membaca laporan panitia.
SEMAKIN MEMBLUDAK NYA NAPI PEMKAB BENGKALIS BANTU BANGUN BLOK HUNIAN BARU DI LAPAS BENGKALIS
Bengkalis,lintasliputan.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dihuni sebanyak 1.700 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP). Artinya, lapas ini menjadi salah satu lapas/rutan di Riau yang telah mengalami overkapasitas. Overkapasitasnya sebanyak 433 persen, urutan ketiga lapas/rutan di Riau yang mengalami overkapasitas terbanyakn setelah Lapas Bagansiapiapi dan Lapas Teluk Kua