Bangka-Lintasliputan - M.Marjub dan Median melaksanakan kegiatan reses bersama diPesentren Nurul Hikmah Lingkungan kelurahan Air Ruai , Pemali,Minggu (14/12)
M.Marjub anggota dari Nasdem dan Median dari Partai Demokrat untuk dirinya bersama sehabatnya ini sudah untuk kali kedua melaksanakan reses dikawasan tersebut
Sebelumnya pada kegiatan reses pasa awal tahun 2025 kemarin kami berdua sudah mengajukan rehabilitasi drainase primer dilingkungan pesanteren Nurul Hikmah Air Ruia Kecamatan Pemali.
Alhamdulillah drainase tersebut sudah terrealisasi dengan baik dan masyarakat sekitarnya menyampaikan terima kasih,ujarnya.
Ditahun 2026/2027 nanti kami ajukan lagi lewat ABT yakni proyek Normalisasi atau pembangunan kelanjutan perbaikan jalan ke dinas PUPR kabupaten Bangka,Itu harapan kami, kata M..Marjub.
Selain itu kata M.Marjub kita pernah mengajukan pengaspalan jalan,namun belum direalisasi jadi kita ajukan lagi bersama pihak desa.
M.Marjub menjelaskan dikarenakan defisitdan effisiensi anggaran,jadi belum direalisasi nanti di tahun anggaran 2027 kita ajukan kembali.
Menyoroti kondisi cuasa yang akhir-akhir melanda kabupaten Bangka memang memerlukan perhatian khusus dan ada beberapa wilayah di desa Air Ruai yang terdampak banjir seperti d jalan Andalas Air Ruai yang pernah kebanjiran.
Padahal kita sudah pernahkan ajukan pada tahun 2022,sampaikan sekarang belum terrealisasi,makanya saya bersama pak Median dalam reses kali ini mengajukan untuk pelebaran dan pembersihan alur sungai,tutupnya.(KUS)
Tag :
Bangka-Lintasliputan - M.Marjub dan Median melaksanakan kegiatan reses bersama diPesentren Nurul Hikmah Lingkungan kelurahan Air Ruai, Kecamatan Pemali,Minggu (14/12)
Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme
JAKARTA,lintasliputan.com - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan, khususnya tingkat Perguruan Tinggi harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan, terutama yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan ter